Rabu, 31 Januari 2018

Cerita FIlm Thailand "Cool Gel Attack" ( 2010) lengkap



Judul         : Cool Gel Attack

Gender      : Comedy, drama

Sutradara   : Jaturong Mokjok

Produser    : Paiboon Damrongchaitham, Boosaba Daoruang

Tahun rilis : 2010

Skenario    : Sompope Vejchapipat

Pemain      : Jaturong Mokjok (Teerachai)
                    Jimchuanchuen (Maew)
                    Nattapong  Chatphong (Sommhai)
                    Patarasaya Peak (Moo Dong)


Berkisah tentang Meaw dan Teerachai, dua pria bertetangga yang selalu berseteru. Perseteruan dimulai oleh masalah cerobong asap dari pabrik bakpao Teerachai membuat es batu di pabrik Meaw menjadi cepat meleleh lantas berkembang ke hal-hal sepele lainnya.


Di tengah ketidakakuran dua pria tersebut ada cinta yang tumbuh antara Sommhai keponakan Meaw dengan Moo Dong yang merupakan putri Teerachai. Suatu malam Sommhai mengendap menemui Moo Dong namun tanpa sengaja ia melihat Teerachai sedang menambahkan borax ke dalam adonan bakpaonya. Tepat saat itu di langit tampak sebuah benda bercahaya jatuh dan mengagetkan keduanya.


Benda bercahaya tadi jatuh di sekitar halaman rumah Teerachai dan ke dalam wadah berisi air di sebuah rumah yang putri penghuninya sedang mengalami demam. Benda itu berubah menjadi bongkahan cool gel berwarna putih kebiruan seperti ulat. Tanpa sadar sang ayah yang mengira benda itu adalah gel penurun panas memakainya untuk mengompres sang anak. Setelah mereka keluar kamar, benda tesebut tampak menghisap darah si anak seperti lintah.


Kembali ke rumah dua pria bertetangga kita, mereka bertemu untuk membicarakan masalah rumah mereka yang terancam dibeli paksa oleh gengster yang berpengaruh di daerah tersebut. Sayangnya bukannya mencari solusi mereka malah bertengkar seperti biasa.


Dan hari ketika gengster tersebut berkunjung datang, di rumah Teerachai ia kemasukan ulat aneh tersebut dan mati membeku. Semua orang terkejut apalagi ketika menyadari ulat tersebut ternyata tak hanya satu, mereka bereproduksi dan bertelur dengan telur yang berbentuk mirip bakpao. Sialnya lagi mereka bisa membesar hingga hampir seukuran rumah, membuat semua orang kelimpungan.


Terdesak situasi dua tetetangga tersebut akhirnya berunding membuat strategi untuk menjebak ulat raksasa itu ke dalam kolam es di rumah Meaw, karena ternyata ulat tersebut tidak tahan dingin.


Sebagai umpan dipilihlah Sommhai, dengan ketar ketir ia mengambil telur-telur ulat agar induknya mengikuti. Rencana berjalan sukses sejauh itu, induk ulat dan sebagian telurnya berhasil ditenggelamkan namun tanpa diduga ia mengeluarkan tentakel (entah itu lidah atau apalah namanya hehe) untuk menarik kaki Sommhai hingga ikut terjauh ke dalam kolam. Demi menyelamatkan keponakan dan Teerachai yang berusaha menolong Sommhai (dengan tidak sengaja karena Meaw menendang bokongnya) mereka menurunkan suhu kolam.

Merasa sudah menang mereka pun bersorak sorai, tapi ternyata masih eksis, salah satu ulat kecil tersebut masuk ke dalam tubuh putra Teerachai. Semua orang panik mengira putra Teerachai mati namun mendadak ulat itu keluar dari tubuhnya dan mati tanpa sebab yang jelas. Mereka mulai menduga-duga apa yang terkandung di dalam tubuh putra Teerachai hingga bisa membuat ulat tersebut mati. Teerachai ingat bahwa putranya sedang mencoba membuat resep bakpao baru yaitu bakpao pete dan terasi. 


Trial & error pun dilakukan, pertama mereka melemparkan pete ke dalam mulut ulat raksasa namun gagal, petenya dilepeh ke wajah Teerachai. Percobaan kedua memakai terasi kembali gagal, kali ini Meaw yang terkena lepehan. Dalam situasi genting Sommhai teringat sesuatu, ia berlari mengambil borax milik Teerachai dan melemparkannya ke dalam mulut ulat raksasa. Ajaib, si ulat meleleh dan mati.


Setelah semua kehebohan itu hubungan Teerachai dan Meaw pun mulai membaik

.
Sedikit review
Basic film ini memang komedi maka tak heran sepanjang film kita akan disuguhkan dengan begitu banyak rangkaian joke. Sayangnya ada beberapa yang tidak tereksekusi dengan manis, entah karena timing yang kurang tepat atau hal lainnya. Meski begitu tema cerita yang nyeleneh tentang “monster ulat” yang mirip cool gel dengan segala keanehannya menjadi hal yang menguatkan film.


Konsep borax bisa membunuh monster ulat yang diangkat pun cukup membuat hati terenyuh. Pembuat film terbilang sukses menyampaikan pesan moral dengan cara yang smooth dan manis tanpa terkesan menggurui.


Over all saya tetap suka film ini terlepas dari beberapa kekurangannya dan yang terpenting hatur nuhun sudah membuat malam minggu jomblo ini ngga kelabu kelabu amat hehe..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Taman Limo Cikarang, Tempat Rekreasi Keluarga Yang Ramah Di Kantong

Sudah menjadi rahasia umum tinggal di kawasan industri rentan akan stres dan depresi. Banyak faktor pencetus dari mulai polusi, jam ke...